slot deposit dana
Transformation of People Management - Jumadi Subur | Konsultan SDM | HR for SCHOOL | SDM for UKM | HP 0815-1321-2579

Transformation of People Management

PENDAHULUAN

Transformasi, menurut kamusbesar.com didefinisikan sebagai perubahan rupa (bentuk, sifat, fungsi). Sedangkan manajemen sumberdaya manusia diartikan secara mudah segala hal yang terkait dengan people management, mulai dari perencanaan, pengorganisasian hingga pemutusan hubungan.

Sumber daya manusia adalah komponen utama dalam suatu organisasi. Betapa pun canggih teknologinya, betapa pun jitu strateginya, tetapi jika tanpa sumber daya manusia, apa yang akan terjadi? Tidak akan terjadi apa-apa. Betapapun canggihnya sebuah organisasi.

Tidak akan ada operasional, penjualan, dan berbagai aktivitas organisasi lainnya. Sumber daya manusia dalam organisasi terdiri atas manusia-manusia yang handal untuk memimpin organisasi itu mencapai visinya, serta sinergi antar sumber daya manusia di dalamnya yang memiliki fungsional masing-masing.

Strategi people management dalam suatu perusahaan merupakan strategi yang memadukan dan menerapkan kedua hal tersebut, yaitu kepemimpinan dan sinergi antar fungsional.

Sebuah contoh yang bagus tentang penerapan strategi people management dapat dilihat pada perusahaan Apple. Kita tahu bagaimana pada tahun 1997, perusahaan Apple berada pada jurang kegagalan. Steve Jobs mampu membuktikan kerja kerasnya dan melambungkan Apple kembali. Sosoknya yang memiliki visi yang tajam dan kinerja tinggi menuntut kesempurnaan kembali membawa Apple berhasil meraih keunggulan kompetitifnya. Salahsatu langkah terpenting yang dilakukan Apple adalah melakukan transformasi pengelolaan sumber daya manusianya.

Dalam konteks Indonesia, khususnya di industri telekomunikasi yang sedang terjadi persaingan cukup ketat, masing-masing perusahaan menunjukkan kualitas daya saingnya. Kompetisi di industry telekomunikasi sangat tergantung pada 3 hal : kualitas jaringan, strategi pemasaran dan pengelolaan sumber daya manusia.

STRATEGI INISIATIF PEOPLE MANAGEMENT

Ada 4 hal yang perlu diperhatikan dalam bisnis:

  • Opportunity – bagamana sebuah organisasi menangkap peluang dan melakukan inisiatif terbaik untuk memenangi persaingan?
  • Business Strategy – bagaimana mengiplementasikan strategi menjadi tindakan nyata di lapangan persaingan?
  • Customer – sebagai indikator utama penguasaan persaingan pasar, apa yang di-deliver oleh organisasi kepada pelanggannya dan bagaimana caranya?
  • People & Capability – bagaimana organisasi mengelola talenta terbaik dalam perusahaan sehingga mampu bersaing?

Sehingga yang akan menjadi factor kunci keunggulan sebuah organisasi adalah bagaimana mereka menjawab :

  1. Bagaimana strategi usaha diekseskusi dalam bentuk-bentuk program di lapangan?
  2. Bagaimana mereka memberikan pengalaman terbaik bagi pelanggannya?
  3. Bagaimana mereka membentuk dan mengembangkan talent?

Dan ketiga hal tersebut kuncinya ada pada sumber daya manusia yang unggul.

Dari sinilah diperlukan inisitif pengelolaan SDM yang seluruh pengelolaannya dijalankan oleh Group Human Resources yang bertumpu pada diagram berikut:

Salah satu bagian yang paling penting dari people development adalah performance management.

Performance management merupakan proses kolaboratif yang berlangsung secara terus menerus antara line manager dan karyawan untuk merencanakan, mengembangkan,dan mengevaluasi kerja karyawan. Fokusnya adalah apa yang dilakukan karyawan dan bagaimana mereka melakukannya. Proses ini membuat tujuan individu, departemen dan Perusahaan menjadi sejalan. Proses ini juga sekaligus mengidentifikasi area untuk pembelajaran dan sekaligus kesempatan untuk membicarakan dan merencanakan pengembangan karir karyawan.

PM ini meliputi 3 hal yang saling berkaitan : Individual Development Plan, Individual Objective Setting dan Performance Review.

TRANSFORMASI BISNIS TELEKOMUNIKASI DI INDONESIA

Transformasi dalam pengelolaan sumber daya manusia tentu saja dilandasi adanya transformasi bisnis secara umum, khususnya dalam industri telekomunikasi.

  • Semakin meluasnya batas-batas industry (industry boundary is wide-spreading)

Pemain di industri telekomunikasi yang semakin bertambah. Bukan hanya operator saja yang awalnya hanya 3 operator, kemudian berkembang menjadi belasan. Saat ini persaingan bukan hanya antar operator saja, namun juga harus bersaing dengan layanan-layanan terkait (application developers, device providers, web players, dll)

  • Lompatan teknologi secara dramatis

Jika sebelumnya teknologi telekomunikasi hanya sebatas layanan telepon baik (voice, sms) sekarang sudah berkembang kea rah penggunaan data (internet, application, transaction, dll)

  • Perubahan demografi manajemen perusahaan

Generasi baru yang tergolong dalam Gen-Y dan Gen-C sudah mulai memasuki jajaran first line management dan middle management menggantikan generasi 60-an dan 70-an. Perubahan generasi ini juga diikuti dengan perubahan style kepemimpinan dan pengelolaan SDM, seperti:

  • Terjadinya perubahan pemahaman tentang loyalitas. Jika sebelumnya karyawan dihargai berdasarkan masa kerja, maka saat ini tidak lagi. Loyalitas diartikan bukan berapa lama bersama perusahaan, namun berapa kontribusi yang diberikan selama bergabung bersama perusahaan
  • Perubahan paradigma tentang pengalaman kerja. Yang diperlukan  bukan beraa lama seseorang memiliki pengalaman kerja, namun yang lebih penting adalah apa yang telah dihasilkan selama masa kerja tersebut.
  • Fleksibilitas terhadap aturan-aturan.
  • The world is flat

Semakin menipisnya batas-batas pekerjaan. Tidak ada lagi sekat antara orang pribumi dan orang asing, semakin meluasnya outsourcing dan juga fleksibilitas lokasi kerja, tempat dan waktu kerja. Semua orang bisa bekerja kapan saja, dimana saja.

TRANSFORMATION OF PEOPLE MANAGEMENT “The Principles”

REFERENSI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *